Forum Ternak Indonesia
Login

Lupa password?

Asal Negara Pengunjung
free counters
Total Pengunjung
page counter
Sejak 09-10-2011
Statistics
Total 72 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah Rio Vit

Total 236 kiriman artikel dari user in 144 subjects
User Yang Sedang Online
Total 2 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 2 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 8 pada Sun Sep 16, 2012 9:44 pm

Harga Telur Masih Ambleg, Pikiran Judeg: Apakah Beternak Puyuh Musti Mandeg?

Go down

Harga Telur Masih Ambleg, Pikiran Judeg: Apakah Beternak Puyuh Musti Mandeg?

Post by Admin on Sat Apr 21, 2012 10:03 pm

Harga telur masih ambleg, pikiran judeg: apakah beternak puyuh musti mandeg?

Tentu saja tidak berhenti harusnya. Apalagi bagi yang sudah menjalani usaha beternak puyuh bertahun-tahun. Rasanya terlalu naif jika sedikit kegagalan karena harga ambleg, lantas sampai usaha ternak puyuhnya mandeg. Saya akan coba membahasnya.

[Wah, maaf. Pakai bahasa jawa. Arti katanya:
Ambleg : turun.
Judeg: kalut, 'pusing', bingung.
Mandeg: berhenti.]

Naik turun itu biasa. Bahkan saya yang terhitung belum lama dalam beternak puyuh pun, seringkali ditimpa harga-harga rendah. Seperti sekarang ini. Bahkan informasi dari sumber terpercaya, yaitu Mas Sholehuddin, dalam satu komentar, menginformasikan harga telur puyuh bahkan berkisar Rp 10 ribu per-kg untuk wilayah Blitar. Untuk Jember sendiri, antara Rp 14-15 ribu per-kg.

Memang berat jika harga telur puyuh sedang demikian drop. Apalagi untuk yang punya tanggungan modal. Sangat terasa menyengat keadaan yang serasa tidak berpihak.

Barangkali bagi peternak puyuh yang sudah tangguh, terbukti tahan banting. Jangankan “hanya” harga telur turun. Bahkan mungkin puyuhnya sendiri habis pun pernah mengalami. Namun yang penting adalah jalan terus. Kecuali memang ada hal darurat yang sungguh-sungguh mengharuskan berhenti. Mau bagaimana lagi.

Namun dalam postingan kali ini. Penekanan pada masalah harga telur puyuh.
Perlu sekedar menjadi pegangan. Dengan rujukan dari apa yang saya alami sebagai peternak plasma kemitraan, dimana harga telur puyuh sudah diatur oleh PT. Namun saya kira bisa menjadi ukuran umum.
Bahwa fluktuasi harga telur puyuh sudah seperti kurva yang teratur. Pada bulan mana harga dalam kondisi baik, dan kapan kondisi buruk. Baru pada tahun 2010 kemarin berbeda dari biasanya.

Terkait dengan harga. Yang tinggi, akan menutup yang rendah. Ketemu rata-rata. Karena itu penting sekali upaya SAVING. Menyimpan cadangan dari keuntungan disaat harga sedang bagus. Untuk nanti jaga-jaga ketika harga sedang rendah. Dalam satu periode. Akan sampai juga pada keuntungan yang sebenarnya.

Langkah yang lain ketika harga sedang rendah, adalah diisi dengan peremajaan. Sekalian pas hasilnya kurang bagus, mending dipakai untuk pembaruan. Tentu untuk puyuh-puyuh yang sudah layak apkir. Sekaligus sebagai pengendalian pasar, agar tidak terjadi penumpukan stok telur puyuh.

Itu juga yang mungkin menjadi dasar dari perusahaan kemitraan menerapkan pemangkasan untuk puyuh-puyuh yang tua.

Pesan: tetaplah menjaga semangat. Ada naik ada turun adalah pakaian lumrah dalam beternak puyuh.

Sejahtera Indonesia.
Salam puyuh jaya.

http://puyuhjaya.wordpress.com/2011/11/26/harga-telur-masih-ambleg-pikiran-judeg-apakah-beternak-puyuh-musti-mandeg/
avatar
Admin
Admin
Admin

Jumlah posting : 198
Points : 466
Reputation : 0
Join date : 09.11.11
Age : 30
Lokasi : Jember

Lihat profil user http://www.forumternak.com

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik