Forum Ternak Indonesia
Login

Lupa password?

Asal Negara Pengunjung
free counters
Total Pengunjung
page counter
Sejak 09-10-2011
Statistics
Total 72 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah Rio Vit

Total 236 kiriman artikel dari user in 144 subjects
User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 8 pada Sun Sep 16, 2012 9:44 pm

Pemberian Pakan dan Minum

Go down

Pemberian Pakan dan Minum

Post by Admin on Mon Nov 14, 2011 10:14 pm

Jenis pakan yang diberikan pada fase ini bisa berupa pakan ramuan sendiri atau pakan komplit buatan pabrik. Jenis pakan apapun yang diberikan, tentunya tetap harus memperhatikan kebutuhan nutrisi puyuh pada fase layer.

a. Kebutuhan Nutrisi Puyuh Layer

Jumlah Nutrisi yang diperlukan pada fase ini sudah lebih besar dibandingkan dengan kebutuhan pada fase starter. Berikut tabel kebutuhan nutrisi puyuh pada fase layer:
Jenis Nutrisi Jumlah yang Dibutuhkan
Energi metabolisme (ME) Minimum 2.900kcal/kg
Protein kasar minimum 22%
Lemak kasar maksimum 3,96%
Kadar air Maksimum 14%
Serat kasar Maksimum 6%
Abu Maksimum 10%
Kasium (Ca) 3,25-4%
Fosfor total (P) 0,6%
Mengandung antibiotik 40 ug/kg
dengan mengetahui jumlah nutrisi yang dibutuhkan puyuh, peternak dapat menyusun ransum atau pakan puyuh dari bahan disekitar peternakan atau membeli pakan dengan kandungan gizi yang sesuai yang dibutuhkan oleh puyuh. Dengan demikian, pemberian pakan bisa optimal serta efisien dari segi jumlah dan biaya yang diperlukan.

b. Jumlah dan Komposisi Pakan yang Diberikan
Jumlah pakan yang diberikan kepada puyuh harus diperhatikan. Namun, pakan harus diberikan dalam jumlah yang mencukup dan tersedia terus menerus (ad libitum). Jumlah pakan pada fase layer biasanya sebanyak 22,77 gram/ekor/hari.

c. Teknik Pemberian Pakan

Sama seperti fase lainnya, pakan puyuh diberikan satu kali dalam sehari, yaitu pada pagi hari. Diberikan didalam wadah yang ditempatkan di luar kandang. Tuangkan pakan secara hati-hati agar tidak tumpah dan tidak terjadi pemborosan pakan. Mengingat, konstribusi biaya operasional sangat besar, yaitu mencapai 85%.

Jangan lupa untuk menempatkan kawat ram diatas pakan yang telah diberikan. Tujuannya, untuk mencegah pakan tumpah karena dikais-kais oleh paruh puyuh. Kawat ram yang digunakan biasanya berukuran 0,5 inchi untuk memudahkan paruh puyuh masuk dan mengambil makanannya.

d. Pemberian Air Minum

Puyuh membutuhkan air minum sebanyak dua liter per hari per 40 ekor. Tempat air minum pada fase layer bisa mengguanakan wadah air minum galon unuran 3 liter atau nipple. Setiap satu kandang diberikan satu tempat minum yang diletakkan diluar kandang agar tidak membasahi kotoran puyuh dan memudahkan pekerja mengambilnya. Namun, keberadaan wadah minum ini harus masih terjangkau oleh puyuh.

Air minum harus tersedia setiap saat (ad libitum). Air minum yang diberikan harus air yang segar dan memenuhi kualitas sebagai air minum, yaitu bebas dari logam berat, tidak mengandung bakteri E. coli, dan memiliki pH 6,8-7,2. Air minum harus diganti setiap hari. Sementara itu, untuk menjaga kesehatan, wadah air minum yang digunakan harus dibersihkan setiap hari.
avatar
Admin
Admin
Admin

Jumlah posting : 198
Points : 466
Reputation : 0
Join date : 09.11.11
Age : 30
Lokasi : Jember

Lihat profil user http://www.forumternak.com

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik