Forum Ternak Indonesia
Login

Lupa password?

Asal Negara Pengunjung
free counters
Total Pengunjung
page counter
Sejak 09-10-2011
Statistics
Total 72 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah Rio Vit

Total 236 kiriman artikel dari user in 144 subjects
User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 8 pada Sun Sep 16, 2012 9:44 pm

Penetasan Telur

Go down

Penetasan Telur

Post by Admin on Thu Nov 17, 2011 8:11 am

Di alam, telur puyuh dierami oleh puyuh betina. Namun, jika diternakkan puyuh betina tidak mampu mengerami telurnya sendiri, sehingga harus ditetaskan menggunakan mesin tetas. Berikut berbagai kegiatan yang dilakukan dalam proses penetasan.

a. Persiapan Mesin Tetas
Sebelum digunakan, ada beberapa perlakuan yang harus diberikan agar proses penetasan telur berjalan lancar. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan pada mesin tetas.

1. Siapkan campuran air dan disinfektan sebanyak 8 liter dengan konsentrasi sesual petunjuk pemakaiannya.
2. Semprot seluruh bagian luar dan dalam mesin tetas serta rak telur dengan larutan disinfektan hingga basah.
3. Setelah itu, nyalakan mesin tetas selama 10-15 menit atau hingga suhu stabil. Patikan semua komponen lengkap dan berfungsi dengan baik.
4. Hamparkan kertas koran dialas bagian dalam mesin tetas.
5. Siapkan baki sebanyak emapat buah, lalu isi baki tersebut dengan air bersih yang telah dicampurkan dengan larutan disinfektan, masing-masing sebanyak dua liter. Latakkan baki berisi air diatas hamparan koran tersebut.
6. Atur termostat agar suhu didalam mesin tetas berkisar 38-38,5`C.
7. Masukkan telur yang telah disusun di dalam rak ke dalam mesin tetas.

b. Perlakuan Selama Penetasan
Setelah telur disortas, susun telur didalam rak setter (pengeraman) dengan posisi bagian tumpul menghadap ke atas. Jangan lupa, dahulukan telur yang memiliki tanggal produksi terlama dari persediaan yang ada.

Berikut tahapan menetaskan telur puyuh menggunakan mesin tetas:

1. Setelah rak setter penuh oleh telur puyuh, masukkan rak ke dalam mesin tetas.
2. Setelah 24 jam pertama, lakukan pengembalikan telur dengan arah yang berlawanan dari yang sebelumnya.
3. Pada hari ke-2 hingga ke-14, lakukan pembalikan telur empat kali sehari, yaitu pada pukul 8 pagi, 12 siang, 4 sore, dan 8 malam setiap hari, selama 13 hari berturut-turut.
4. Pada hari ke-14, keluarkan rak pembalik telur dari dalam mesin tetas (jika menggunakan rak pembalik telur).
5. Pada hari ke-15, telur biasanya sudah mulai menetas. Biarkan telur hingga hari ke-16 sampai telur menetas semua.
6. Umumnya, bulu DOQ pada hari ke-16 sudah mengering, sehingga puyuh bisa segera dipindahkan ke kandang starter.

c. Perlakuan Setelah Penetasan
Setelah telur selesai ditetaskan, berikan perlakuan sebagai berikut pada mesin tetas.

1. Matikan aliran listrik pada mesin tetas.
2. Keluarkan rak penetasan, lalu buang cangkang telur dan telur yang tidak menetas kedalam karung.
3. Keluarkan juga baki yang masih berisi air, lalu buang air jika masih tersisa.
4. Keluarkan alas koran yang berada di bawah baki.
5. bersihkan bagian dalam mesin tetas dengan lap basah dan semprot dengan disinfektan. Sapu dan pel bagian lantainya.
avatar
Admin
Admin
Admin

Jumlah posting : 198
Points : 466
Reputation : 0
Join date : 09.11.11
Age : 30
Lokasi : Jember

Lihat profil user http://www.forumternak.com

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik